Buntut dari diusirnya para artis Pakistan dari industri film Bollywood oleh Partai Nasionalis MNS (Maharastrha Navnirman Sena), membuat para pemilik bioskop di Pakistan marah. Mereka beramai-ramai menghentikan penayangan film-film asal Tanah Hindustan alias Bollywood di bioskop-bioskop di Pakistan.
Mereka tidak akan menayangkan film-film Bollywood sampai ketegangan antara Pakistan dan India kembali normal. Pemerintah Pakistan sendiri belum mengumumkan secara resmi mengenai hal tersebut.
Keputusan itu muncul hari Kamis (29/9/2016) kemarin sesaat setelah Asosiasi Produser Film India, 'Indian Motion Picture Producers’ Association' (IMPPA) mengumumkan tentang Pelarangan Artis Pakistan Bekerja di India.
“Kami akan menangguhkan penayangan film-film India sampai keadaan normal. Tidak ada film India yang akan beredar di bioskop saya mulai hari Jumat (30/9/2016) ini,” ujar Nadeem Mandviwalla, pemilik Mandviwalla Entertainment yang didalamnya terdapat bioskop Atrium Cinemas di Karachi dan Centaurus di Islamabad.
Minggu lalu, film-film Bollywood terlihat masih beredar di Pakistan, seperti film ‘Pink’ (yang dibintangi Amitabh Bachchan dan Tapsee Pannu) dan ‘Banjo’ ( yang dibintangi Riteish Deshmukh dan Nargis Fakhri).
Pemilik Super Cinema, Khorem Gultasab mengatakan, siap menghentikan penayangan film-film India di bioskopnya. “Kami tidak akan menunggu sampai ada pengumuman resmi. Sejak Jumat ini, tidak ada film Bollywood yang akan ditayangkan di Super Cinema setidak-tidaknya sampai dua minggu. Semua ini demi solidaritas terhadap artis-artis kami yang diusir dari India,” ujar Gultasab.
Sementara itu, pembuat film Pakistan, Jami mengatakan, “Drama TV serial India tayang terus nenerus di pertelevisian Pakistan dan toko-toko DVD juga banyak menjual film-film India. Kenapa targetnya hanya film bioskop? Jika ingin dilarang, maka larang semua konten yang berhubungan dengan India,” ujarnya.
Pada Kamis (29/9/2016), produser film India mengeluarkan resolusi yang melarang siapapun dari Pakistan bermain di film-film yang dibuat di India. Resolusi ini diumumkan oleh Presiden IMPPA, T.P. Agarwal. (Melaty Tagore)
Tags
INFO BOLLYWOOD
